Site icon Sertifikasi Indonesia

Apa Itu HIRADC: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Pernahkah Anda bertanya-tanya, bagaimana sebuah pabrik raksasa atau proyek kilang minyak bisa beroperasi dengan aman setiap harinya tanpa insiden fatal? Faktanya, keselamatan pekerja di area berisiko tinggi tersebut tidak terjadi secara kebetulan atau sekadar mengandalkan keberuntungan semata.

Semua perusahaan profesional dan berskala besar memiliki sebuah “buku panduan” yang memetakan seluruh bahaya di tempat kerja mereka. Namun, masih banyak pekerja lapangan atau staf HRD pemula yang belum memahami cara kerja sistem dokumen sakti tersebut.

Oleh karena itu, dalam dunia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sistem pondasi manajemen risiko ini dikenal dengan istilah HIRADC. Agar perusahaan Anda lolos audit keselamatan dan pekerja tetap aman, mari kita bedah tuntas apa itu HIRADC, fungsinya, beserta contoh penerapannya!

Pengertian: Apa Itu HIRADC?

Pertama-tama, mari kita kupas kepanjangan dari istilah teknis ini. HIRADC adalah singkatan dari bahasa Inggris, yaitu Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control.

Secara sederhana, HIRADC adalah sebuah metode atau serangkaian proses sistematis untuk mengidentifikasi semua potensi bahaya di lingkungan kerja, menilai seberapa besar tingkat risiko dari bahaya tersebut, lalu menentukan langkah pengendalian terbaik agar risiko tersebut tidak mencelakai manusia, merusak alat, atau mencemari lingkungan.

Dengan kata lain, jika JSA (Job Safety Analysis) dibuat khusus untuk menilai satu jenis pekerjaan saja secara spesifik, maka HIRADC dibuat dengan cakupan yang jauh lebih luas untuk menilai seluruh aktivitas perusahaan dari hulu ke hilir.

Fungsi Utama HIRADC bagi Perusahaan

Selanjutnya, menyusun dokumen setebal ini tentu bukan tanpa alasan. Berikut adalah beberapa fungsi vital HIRADC bagi perusahaan Anda:

  1. Mencegah Kecelakaan Kerja: Fungsi utamanya adalah menemukan bahaya sebelum bahaya itu berubah menjadi kecelakaan (accident).
  2. Dasar Pembuatan SOP: Hasil dari HIRADC akan digunakan untuk membuat Standar Operasional Prosedur kerja yang aman.
  3. Syarat Mutlak Lolos Audit: Perusahaan Anda tidak akan bisa mendapatkan sertifikat SMK3 (PP 50 Tahun 2012) maupun ISO 45001 jika tidak memiliki dokumen HIRADC yang valid dan di- update berkala.

3 Tahapan dan Contoh Penerapan HIRADC

Di sisi lain, proses pembuatan dokumen ini tidak bisa dilakukan dengan tebak-tebakan karena melibatkan analisis yang mendalam. Berikut adalah 3 tahapan utamanya beserta contoh penerapannya di lapangan:

1. Hazard Identification (Identifikasi Bahaya)

Langkah pertama, Anda harus berkeliling area kerja (observasi lapangan) dan mencatat semua hal atau kondisi yang berpotensi menyebabkan cedera.

2. Risk Assessment (Penilaian Risiko)

Kedua, setelah daftar bahaya terkumpul, Anda harus memberikan nilai atau skor pada setiap bahaya tersebut menggunakan Matriks Risiko. Penilaian ini dihitung dari seberapa sering hal itu terjadi (Peluang) dikali dengan seberapa parah dampaknya (Keparahan).

3. Determining Control (Penentuan Pengendalian)

Terakhir, Anda wajib mencari solusi perlindungan untuk menurunkan risiko yang berwarna Merah tadi agar berubah menjadi Hijau (Aman/Dapat Diterima).

Kesimpulan

Meskipun Anda bisa menemukan template atau tabel matriks HIRADC secara gratis di internet, Anda tidak bisa sekadar menyalinnya begitu saja. Sebab, setiap pabrik memiliki mesin, lingkungan, dan potensi bahaya yang sangat spesifik dan berbeda satu sama lain.

Kesimpulannya, dokumen HIRADC yang sah secara hukum wajib disusun, dianalisis, dan ditandatangani oleh personel K3 yang telah memiliki lisensi kompetensi nasional.

Hubungi Sertifikasi Indonesia sekarang! Pada akhirnya, jangan pertaruhkan masa depan bisnis dan nyawa karyawan Anda dengan sistem manajemen risiko yang asal-asalan. Bersama mitra resmi kami Veritrust Academy (PJK3 & TUK Resmi Terpercaya), kami secara rutin menyelenggarakan program pelatihan Ahli K3 Umum (AK3U).

Melalui pembinaan intensif ini, staf Anda akan dicetak menjadi ahli yang mampu membuat dan mengevaluasi dokumen HIRADC secara akurat sesuai regulasi Disnaker dan standar internasional. Lindungi karyawan dan kelancaran bisnis Anda hari ini, segera amankan kursi pelatihan untuk tim Anda!

Baca juga: Awas Keliru! Ini Perbedaan Near Miss dan Accident

Exit mobile version