10 Singkatan K3 Wajib Tahu

Pernahkah Anda mengalami kejadian seperti ini?

Hari pertama masuk kerja di proyek atau pabrik, atasan Anda memberi instruksi cepat: Bro, tolong cek JSA vendor ya. Pastikan mereka pakai APD lengkap, dan pasang LOTO di panel. Nanti lapor ke P2K3.

Jika saat mendengar kalimat itu Anda hanya mengangguk bingung, artikel ini adalah penyelamat Anda.

Dunia K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) memang memiliki bahasa gaul sendiri. Agar Anda tidak salah paham (yang bisa berakibat fatal) dan terlihat profesional, berikut adalah 10 Singkatan K3 yang wajib dihafal di luar kepala.

1. HSE (Health, Safety, and Environment)

Ini adalah istilah payungnya. Di Indonesia sering disebut K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan). Ini adalah departemen atau divisi yang mengurusi nyawa manusia dan kelestarian alam di perusahaan. Jika ada isu keselamatan, merekalah yang dicari.

2. APD (Alat Pelindung Diri)

Dalam bahasa Inggris disebut PPE (Personal Protective Equipment). Ini adalah “baju perang” Anda: Helm, sepatu safety, rompi, kacamata, masker, dan earplug. Ingat, APD adalah benteng pertahanan terakhir untuk mengurangi dampak kecelakaan, bukan untuk menghilangkan bahaya.

3. JSA (Job Safety Analysis)

Sering juga disebut JRA atau IBPR. Ini adalah dokumen Kitab Suci sebelum bekerja. Isinya memuat urutan langkah kerja, potensi bahayanya apa, dan cara mengamankannya bagaimana.

Prinsipnya: No JSA = No Work (Tidak ada JSA, Tidak boleh kerja).

4. TBT (Toolbox Talk)

Sering disebut Safety Briefing atau Apel Pagi. Ini adalah pertemuan singkat (5-10 menit) sebelum pekerjaan dimulai untuk membahas JSA dan mengingatkan bahaya spesifik di hari itu. Jangan pernah bolos TBT, karena info penting ada di sini.

5. LOTO (Lock Out Tag Out)

Ini adalah nyawa bagi teknisi listrik atau mesin. LOTO adalah prosedur mematikan sumber energi, mengunci tuasnya dengan gembok (Lock), dan memberi label nama (Tag). Tujuannya agar mesin tidak menyala tiba-tiba saat sedang diperbaiki oleh orang di dalamnya.

6. MSDS (Material Safety Data Sheet)

Di Indonesia dikenal dengan LDKB (Lembar Data Keselamatan Bahan). Ini adalah KTP-nya bahan kimia. Jika Anda bekerja dengan cairan kimia, wajib baca MSDS-nya dulu: Apakah mudah meledak? Apakah beracun? Dan apa obatnya jika tertelan?

7. P2K3 (Panitia Pembina K3)

Ini organisasi wajib di perusahaan (sesuai UU No. 1 Tahun 1970). Isinya adalah gabungan antara Manajemen (Direksi) dan Wakil Pekerja untuk membahas program safety. Sekretaris P2K3 wajib dijabat oleh seorang Ahli K3 Umum bersertifikat.

8. CSMS (Contractor Safety Management System)

Bagi Anda yang bekerja di vendor/kontraktor, ini istilah keramat. CSMS adalah sistem seleksi untuk memastikan kontraktor punya kinerja K3 yang bagus. Kalau nilai CSMS perusahaan Anda merah, Anda tidak akan boleh ikut tender proyek.

9. K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

Singkatan paling dasar tapi punya banyak cabang. Ada Ahli K3 Umum (Generalis), Ahli K3 Listrik, Ahli K3 Kebakaran, dll. Pastikan Anda mengambil sertifikasi yang sesuai dengan bidang pekerjaan Anda.

10. Nearmiss (Hampir Celaka)

Bahasa Indonesianya: Nyaris Celaka. Contoh: Palu jatuh dari atas, tapi mendarat 1 cm di sebelah kaki Anda (tidak kena). Meskipun tidak ada luka, kejadian ini WAJIB DILAPORKAN. Kenapa? Karena hari ini mungkin meleset, tapi besok bisa jadi kena kepala beneran.

Kesimpulan

Menghafal singkatan ini adalah langkah awal agar Anda bisa nyambung saat ngobrol di lapangan. Langkah selanjutnya adalah memahami ilmunya secara mendalam.

Jangan sampai Anda tahu kepanjangan Ahli K3, tapi tidak punya sertifikatnya. Di dunia kerja, kompetensi itu harus dibuktikan dengan lisensi.

Ingin mendalami ilmunya sekaligus mendapatkan gelar profesi?

Hubungi Sertifikasi Indonesia sekarang. Kami siap membantu Anda mendapatkan sertifikasi Ahli K3 Umum (Kemnaker RI) dan berbagai pelatihan kompetensi lainnya agar karir Anda makin cemerlang.

Baca juga: Stop Pakai Safety Belt! Kenapa Wajib Full Body Harness?

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *