Tangan Anda Aset Berharga: Panduan Memilih Sarung Tangan Safety Sesuai Jenis Bahaya

Di dunia kerja, tangan kita adalah salah satu “alat” paling utama. Namun, ironisnya, tangan juga menjadi bagian tubuh yang paling sering mengalami cedera di banyak sektor industri. Dari goresan kecil, luka bakar akibat bahan kimia, hingga cedera serius yang mengubah hidup, risikonya selalu ada.

Oleh karena itu, memilih dan menggunakan sarung tangan keselamatan (safety gloves) yang tepat bukanlah hal sepele. Menggunakan sarung tangan yang salah bisa memberikan rasa aman yang palsu dan justru menambah bahaya. Artikel ini adalah panduan praktis Anda untuk memilih dari berbagai jenis sarung tangan safety yang paling sesuai dengan risiko pekerjaan.

Mengapa Satu Sarung Tangan Tidak Cukup?

Penting untuk dipahami bahwa tidak ada satu pun sarung tangan super yang bisa melindungi dari semua bahaya. Sarung tangan yang dirancang untuk melindungi dari goresan benda tajam mungkin akan langsung hancur jika terkena larutan kimia. Inilah mengapa identifikasi bahaya di tempat kerja adalah langkah pertama dan paling krusial.

Panduan Memilih Sarung Tangan Safety Berdasarkan Jenis Bahaya

Berikut adalah kategori utama sarung tangan keselamatan berdasarkan fungsinya:

1. Perlindungan dari Bahaya Mekanis (Risiko Terpotong, Tertusuk, Tergores)

Ini adalah jenis bahaya yang paling umum.

  • Jenis Sarung Tangan: Cari “Sarung Tangan Anti-Potong” (Cut-Resistant Gloves).
  • Material: Biasanya terbuat dari bahan rekayasa khusus seperti Kevlar®, Dyneema®, atau HPPE (High Performance Polyethylene).
  • Level Perlindungan: Kualitasnya diukur dengan standar level ketahanan potong (misalnya, standar EN 388). Semakin tinggi levelnya, semakin baik perlindungannya.
  • Cocok untuk: Industri manufaktur, perakitan otomotif, penanganan kaca, pengolahan logam.

2. Perlindungan dari Bahaya Kimia

  • Jenis Sarung Tangan: “Sarung Tangan Tahan Kimia” (Chemical-Resistant Gloves).
  • Material: Tidak ada satu material yang tahan semua kimia. Pilihan umum antara lain:
    • Nitrile: Pilihan serbaguna, tahan terhadap oli, pelumas, dan banyak bahan kimia.
    • Latex: Memberikan sensitivitas tinggi, baik untuk pekerjaan presisi (risiko alergi).
    • Neoprene & PVC: Tahan terhadap asam, alkohol, dan berbagai bahan kimia korosif.
  • Cocok untuk: Pekerja laboratorium, farmasi, petugas kebersihan industri, pengecatan.

3. Perlindungan dari Bahaya Termal (Panas atau Dingin)

  • Jenis Sarung Tangan: “Sarung Tangan Tahan Panas/Dingin” (Heat/Cold-Resistant Gloves).
  • Material: Untuk panas, seringkali digunakan bahan seperti kulit tebal, Kevlar®, atau Aluminized. Untuk dingin, biasanya memiliki lapisan insulasi termal.
  • Cocok untuk: Pekerjaan pengelasan (welding), pengecoran logam, oven industri, atau bekerja di cold storage.

4. Perlindungan dari Bahaya Listrik

  • Jenis Sarung Tangan: “Sarung Tangan Anti-Listrik” (Electrical Insulating Gloves).
  • Material: Terbuat dari karet dielektrik khusus.
  • Level Perlindungan: Perlindungannya diukur berdasarkan Kelas (Class) yang menunjukkan level tegangan maksimal yang bisa ditahan (misal: Class 00, Class 0, Class 1, dst.). Penggunaannya sangat ketat dan wajib diinspeksi rutin.
  • Cocok untuk: Teknisi listrik, insinyur, dan siapa saja yang bekerja dengan sirkuit listrik bertegangan.

Kesimpulan: Perlindungan Dimulai dari Pilihan yang Tepat

Memilih sarung tangan safety yang benar adalah sebuah ilmu dan investasi pada keselamatan. Ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya menyediakan APD, tetapi juga peduli dan memahami risiko spesifik yang dihadapi karyawannya. Pengetahuan detail ini adalah bagian penting dari pemahaman komprehensif tentang APD K3.

Pastikan tim Anda tidak hanya memakai sarung tangan, tapi memakai sarung tangan yang benar. Untuk pemahaman K3 yang lebih mendalam, hubungi kami di Sertifikasi Indonesia.

Baca juga: Panduan Memilih Sepatu Safety yang Tepat Sesuai Risiko Pekerjaan Anda

Share your love

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *